SMPN 1 Martapura telah resmi terpilih sebagai Sekolah Penggerak, sebuah program unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bertujuan mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. Sebagai bagian dari program ini, sekolah ini berkomitmen untuk menjadi pusat inovasi pembelajaran yang berfokus pada pengembangan kompetensi siswa secara holistik. Dengan mengusung semangat Merdeka Belajar, SMPN 1 Martapura tidak hanya mengejar akademik semata, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, dan keterampilan abad ke-21 pada peserta didik.
Kurikulum di SMPN 1 Martapura kini didesain lebih fleksibel dan berorientasi pada kebutuhan siswa, dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi yang memungkinkan setiap anak berkembang sesuai potensinya. Guru-guru telah dilatih untuk menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Selain itu, penilaian tidak lagi sekadar berbasis angka, tetapi mencakup asesmen diagnostik dan formatif untuk memantau perkembangan siswa secara menyeluruh.
Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan SMPN 1 Martapura sebagai Sekolah Penggerak. Sekolah ini aktif menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi, dunia industri, dan komunitas lokal untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Misalnya, program kunjungan ke universitas dan magang mikro di UMKM sekitar membantu siswa mengenal dunia kerja sejak dini. Selain itu, orang tua dilibatkan secara aktif melalui komite pembelajaran, memastikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga didukung oleh lingkungan keluarga.
SMPN 1 Martapura juga memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses dan kualitas pembelajaran. Platform seperti Ruang Guru, Google Classroom, dan Khan Academy diintegrasikan dalam proses belajar, memungkinkan siswa mengakses materi secara mandiri. Sekolah juga mengembangkan bank soal digital dan e-library untuk mendukung literasi siswa. Guru-guru pun terus didorong untuk meningkatkan kompetensi teknologi melalui pelatihan coding, pembuatan media pembelajaran interaktif, dan analisis data pendidikan.
Ke depan, SMPN 1 Martapura bertekad untuk menjadi role model bagi sekolah-sekolah lain dalam menerapkan prinsip Sekolah Penggerak. Berbagai praktik baik, seperti pendampingan bagi sekolah imbas, diseminasi modul pembelajaran, dan penelitian tindakan kelas, akan terus dilakukan untuk menyebarkan dampak positif secara lebih luas. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, SMPN 1 Martapura siap mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
